Posted by: franciscasri | September 16, 2008

HUBUNGAN LEMAK TUBUH DAN KELENTURAN DENGAN NYERI HAID PADA MAHASISWA AKPER TNI AU CIUMBULEUIT BANDUNG


 

Erna Idarahyuni*, F.Sri Susilaningsih**, Dyah Setyorini**

 

ABSTRAK

           

Nyeri haid adalah suatu keadaan nyeri pada daerah pelvis, dan bagian bawah abdomen yang terjadi sebelum, atau bertepatan dengan permulaan haid, dan bersifat kolik, serta dapat mengganggu aktivitas.  Estrogen dan tingginya kadar Prostaglandin berkaitan erat dengan kejadian nyeri haid. Estradiol disintesis pula oleh jaringan lemak perifer, sedangkan kontraksi uterus berada di bawah pengaruh peningkatan prostaglandin.  Kelenturan tubuh dengan cara relaksasi otot dapat mengurangi nyeri akibat kontraksi, maka patut diduga ketebalan lemak tubuh dan kelenturan otot berhubungan dengan kejadian nyeri haid. Tujuan penelitian ini adalah mencari hubungan antara lemak tubuh dan kelenturan dengan nyeri haid.

          Rancangan penelitian : Observasional analitik dengan jenis cross sectional, populasi seluruh mahasiswi Akper TNI AU Ciumbuleuit Bandung, dengan total sampling yaitu 192 responden yang memenuhi kriteria penelitian, dibagi ke dalam kelompok Nyeri Haid (+), dan Nyeri Haid (-). Kedua kelompok diukur lemak tubuh dengan skin fold caliper, dan kelenturan otot diukur berdasarkan ACSM. Derajat nyeri haid ditentukan melalui pengisian angket/kuosioner.  Dilakukan analisis statistik dengan menggunakan Chi Square Test,  serta menghitung RR dengan CI 95%, pada uji kemaknaan p<0,05.

         Hasil  : Lemak tubuh mempunyai hubungan sangat bermakna dengan nyeri haid (p<0,001), kelenturan mempunyai hubungan sangat bermakna dengan nyeri haid (p<0,001). Lemak tubuh  mempunyai hubungan yang dominan dengan nyeri haid, dan merupakan faktor resiko terjadinya nyeri haid (RR>1).

          Simpulan : Terdapat hubungan yang sangat bermakna antara lemak tubuh dan kelenturan dengan nyeri haid. Lemak tubuh merupakan faktor resiko terjadinya nyeri haid.

 

Kata kunci :  Nyeri Haid, Lemak Tubuh, Kelenturan  

*        Penulis adalah alumni FIK UNPAD dan Perawat di R.S TNI AU “dr. Salamun” Bandung

**  Penulis adalah Staf Pengajar FIK UNPAD Bagian Keperawatan Dasar

 

 

 


Responses

  1. saya tertarik sekali dengan penelitian ini…
    kebetulan saya orang yang selalu mengalami dismenhore..
    saya coba menurunkan lemak-lemak dalam tubuh saya hingga turun beberapa cm…namun saya masih terus mengalami dismenhore sampai sekarang..
    saya akan coba untuk terus mengurangi lemak tubuh saya mudah-mudahan dismenhore saya dapat berkurang…
    mudah-mudahan penelitian ini sangat bermanfaat…

  2. krm donk cth angketnya…aq mo penelitian nie…blh kan aq lanjutin penelitiannya.hehe…

  3. hallo…
    wah penelitian ini bagus .. coba diterusin lagi dengan desain penelitian kohort..
    trus analisi statistikna pake OR/RR…. jadi kalo penambahan temak tubuh berapa % akan memperparah derajat dismenhore nya seberapa…
    bagus tuh bwt ide penelitian selanjutnya ya gak?
    but.. makasih ya infonya!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: